Happy Belated Independence day my lovely country!

62 yrs old. klo ukuran manusia, orang dengan umur segini biasanya udah punya anak cucu, sangat bijaksana, sudah menjelang akhir masa produktivitas, dan sudah lebih mendekatkan diri kepada sang pencipta. Intinya, manusia dengan umur segini udah tau asam garamnya hidup dan sudah lebih tau trik2 mengakali berbagai macam intrik dalam kehidupan di dunia.

Tapi, hal tsb tidak berlaku buat sebuah negara, khususnya Indonesia. di umur 62th, ternyata Indonesia masih bagaikan seorang remaja atau lebih tepatnya anak ABG yang masih mencari jati dirinya. Masih sangat belum matang dan masih mencari2 posisi dan keberadaannya di lingkungan nasional & internasional.

Layaknya seorang anak bontot, Indonesia masih sangat labil dan masih bergantung kepada kakak2nya (negara2 maju). Bahkan, lebih parahnya lagi, diumurnya seperti saat ini, Indonesia seperti masih bisa dipermainkan oleh adik2nya. Indonesia seperti negara yang tidak punya pendirian, dan kalopun sedang berada disatu posisi, posisi tsb masih goyah dan gampang terombang ambing.

Tidak hanya di lingkungan internasional yang lebih plural dan rumit, di lingkup dalam negeri saja Indonesia seperti masih mencari-cari pattern yang cocok untuk menjadi sebuah negara yang lebih baik dan besar (sebuah hal yang menurut gue sudah menjadi takdir Indonesia..seharusnya!). Indonesia seperti masih mencoba-coba mana yang cocok buat dirinya dan masyarakatnya.

Seringkali gue sedih melihat banyaknya ketidaktegasan terjadi di berbagai sektor di Indonesia. Keberpihakan kepada sebuah golongan pun acapkali terjadi, padahal golongan ini adalah golongan yang minoritas dan tidak terlalu membutuhkan kasih sayang lebih dari negara ini.

Sampai, seringkali gue ngerasa apatis akan keadaan negara ini. apakah akan terjadi perbaikan yang signifikan dan tercipta kesejahteraan yang maksimal bagi seluruh rakyatnya seperti yang termaktub dalam UUD 1945? ngga usah kesejahteraan merata deh, karena gue yakin kesejahteraan seseorang itu udah pasti beda-beda derajatnya dan tolak ukurnya. cukup maksimal aja deh buat masing-masing pribadi.

Keadilan? tidak akan pernah ada kata adil yang sama bagi semua orang. tapi setidaknya ada ketegasan dan sebuah kata adil mampu hadir secara proporsional di sebuah kejadian. Pendidikan? gratis? ngga usah muluk2 deh. yg penting terjangkau dan mengakar.

Banyak sektor yang masih penuh masalah yang sangat rumit dan perlu kita selesaikan bersama-sama. singkirkan sejenak kepentingan pribadi demi kepentingan yang lebih besar. Percayalah, suatu saat nanti kita jugalah yang akan menikmati kesuksesan dari hasil perjuangan bersama kita tsb. Saat ini, mungkin kebersamaan adalah sebuah hal yang sangat dibutuhkan untuk memperbaiki dan membangun negara ini. Jadikanlah momen ini sebagai sebuah momen yang baik untuk memulai sesuatu yang lebih baik.
Dan, sesulit apapun cobaan yang dihadapi ama Indonesia, tempat ini adalah rumahku yang sangat kucintai. Negara yang sudah menjadikanku dan memberi banyak hal sampai saat ini. I LOVE THIS COUNTRY SO MUCH!! HAPPY BELATED INDEPENDENCE DAY MY LOVELY COUNTRY! GOODLUCK AND WISH YOU ALL THE BEST!

from me..

- @ky

Leave a Reply